> Survei Elektabilitas Capres Charta Politika: Jokowi 51,2%, Prabowo 23,3% - Warta Fakta

Breaking News

Survei Elektabilitas Capres Charta Politika: Jokowi 51,2%, Prabowo 23,3%


JAKARTA - Hasil survei elektabilitas calon presiden 2019 kembali dirilis ke publk. Kali ini dilakukan oleh Charta Politika, salah satu lembaga survei di Indonesia. Dari survei yang dilakukan pada 13-19 April 2018 terungkap bahwa elektabilitas petahana Joko Widodo (Jokowi) masih mengungguli sejumlah nama pada survei Pilpres 2019.

Hasil survei tersebut dirilis di hadapan para pengurus partai, antara lain Waketum Gerindra Ferry Juliantono, Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo, Wakil Sekjen DPP PDIP Ahmad Basarah, dan politikus PKS Nasir Djamil.

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya, mengatakan, survei dilakukan kepada 2.000 responden yang dipilih dengan metode multistage random sampling. Margin of error dari survei +- 2,19%, dengan tingkat kepercayaan 95%.

Charta Politika memberikan beberapa simulasi kepada responden dalam surveinya, mulai soal popularitas sampai elektabilitas. Untuk survei elektabilitas, pertanyaan yang diajukan adalah 'jika pemilu presiden hanya diikuti oleh 7 nama di bawah ini, siapa yang akan bapak/ibu pilih sebagai presiden?'.

Jokowi masih menempati posisi puncak dalam survei ini, diikuti Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Selain itu, ada nama lain, dari mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo hingga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Kita kasih gambaran, survei Litbang Kompas, dilakukan sebelum Prabowo dideklarasikan dan survei Charta dilakukan usai deklarasi. Ada tendensi kenaikan Prabowo dari 14,1 persen ke 23,3 persen. Dan ada penurunan elektabilitas jokowi," ujar Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya, dalam paparannya, di Es Teler 77 Adityawarman, Jakarta Selatan, Senin (21/5/2018).

Dari hasil survei ini, kata Yunarto, meski elektabilitas Jokowi masih unggul, deklarasi Prabowo sebagai capres oleh Gerindra cukup berpengaruh. Elektabilitas Prabowo, lanjutnya, mengalami kenaikan dibanding saat sebelum deklarasi.

Yunarto mengatakan ada pengaruh yang cukup signifikan dari deklarasi pencapresan Prabowo oleh Gerindra.

"Ada pengaruh dari deklarasi Prabowo minimal di internalnya yang membuat cenderung elektabilitasnya naik, dibanding survei Litbang Kompas dengan Charta," ungkapnya.

Berikut ini hasil survei Charta Politika tersebut:
Joko Widodo (Jokowi): 51,2%
Prabowo Subianto: 23,3%
Gatot Nurmantyo: 5,5%
Anies Baswedan: 3,4%
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY): 2,7%
Jusuf Kalla: 2,0%
Muhaimin Iskandar (Cak Imin): 0,6%
Undecided voters: 11,5%

No comments