Agus Zaini: "Tuduhan dan Ancaman Djafar Badjeber Keji dan Tidak Berdasar"
![]() |
| Rekaman video Djafar Badjeber yang beredar di media sosial |
JAKARTA - Pernyataan Djafar Badjeber yang mengancam dan menuduh Ketua Dewan Pembina Partai Hanura, Wiranto, melakukan intervensi terhadap KPU mendapat tanggapan balik dari Agus Zaini, Kader Partai Hanura.
"Sikap Djafar Badjeber yang menuduh Pak Wiranto melakukan intervensi KPU dan memanfaatkan jabatan sebagai Menko Polhukam itu adalah pernyataan keji dan tidak berdasar," tegas Agus Zaini di Jakarta, Minggu.
Sebelumnya, beredar rekaman di media sosial yang memuat pernyataan Djafar Badjeber. Dalam rekaman tersebut Djafar Badjeber menuduh Wiranto melakukan intervensi terhadap KPU dan memanfaatkan jabatan sebagai Menko Polhukam. Namun, menurut Agus Zaini, tuduhan yang dilontarkan dalam rekaman itu menunjukkan kedangkalan berpikir Djafar Badjeber. Sebab, menurut Agus Zaini, tuduhan yang disampaikan Djafar begitu keji, kasar, mengandung unsur fitnah dan tidak mencerminkan seorang kader Partai Hanura.
"Djafar itu berbicara dengan ngawur, seperti ada rasa dendam terhadap Pak Wiranto. Entah apa yang menyebabkan dia bersikap seperti itu. Apakah memang ada dendam pribadi, atau sekedar ingin cari muka ke boss barunya," jelas Agus Zaini,
Agus Zaini justru mengajak Djafar Badjeber untuk mengingat lagi masa lalunya yang pernah dibantu Wiranto dalam meniti karir politik. "Djafar harusnya ingat dengan baik bahwa hingga saat ini dia bisa menjabat jadi Komisaris Utama di salah satu BUMN karena support dan rekomendasi dari Pak Wiranto. Jadi aneh jika Djafar bisa bersikap kasar dan keji terhadap pak Wiranto," ujar Agus Zaini.
Menurut Agus Zaini, apa yang dilakukan Djafar Badjeber terhadap Wiranto kali ini justru menunjukan kelas dan level dia yang masih jauh untuk disebut sebagai politisi senior yang matang dan bermoral.
"Sebagai salah satu kader partai Hanura yang sejak awal ikut merintis Partai ini, saya berharap agar para pimpinan partai dapat dengan bijak memahami situasi yang saat ini berkembang. Jangan lampiaskan dendam pribadi ke dalam lingkungan organisasi," tandas Agus Zaini.

No comments