Andi Arief: Demokrat Siap Tinggalkan Prabowo
JAKARTA - Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief menegaskan hingga pukul 22.30 Kamis malam Partai Demokrat tetap menolak Sandiaga Uno menjadi calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto. Hal itu ditegaskan Andi Arief melalui @AndiArief_, , Kamis (9/8).
"Sikap partai Demokrat sampai pukul 22.30 malam ini menolak pencawapresan Sandi Uno karena melanggar etik koalisi," tulis @AndiArief_.
Andi mengatakan, posisi cawapres untuk Sandi melanggar etik karena, Wakil Gubernur DKI itu berasal dari partai Gerindra, sama dengan Prabowo. Demokrat juga mengaku belum menerima alasan Prabowo tidak menunjuk Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) karena PAN dan PKS menolak.
Berikut cuitan lengkap Andi Arief:
1. Sikap Partai Demokrat sampai pk 22.30 malam ini adalah menolak pencawapresan Sandi Uno karena melanggar etik koalisi berasal dari partai gerindra sama dengan Capres Prabowo dan belum menerima alasan Prabowo tidak menunjuk AHY karena PAN dan PKS menolak.— andi arief (@AndiArief__) 9 Agustus 2018
2. Sikap Partai Demokrat menolak Sandi Uno bukan melanggar etika Capreslah yang punya hak menentukan Cawapres. Sikap Demokrat adalah sesuai dengan azas keadilan dimana Prabowo mengentertain penolakan PAN dan PKS terhadap kader Demokrat AHY.— andi arief (@AndiArief__) 9 Agustus 2018
3. Partai Demokrat membuka 2 opsi: pertama, kembali ke komitmen/janji Prabowo yg meminta AHY cawapres karena elektabilitas tertinggi di semua lembaga survey. Kedua,cari figur alternatif utk dibicarakan bersama dengan pertimbangkan kemungminan mengalahkan Jokowi - Ma'ruf Amien.— andi arief (@AndiArief__) 9 Agustus 2018
4. Partai Demokrat besok pagi akan menyatakan sikap terhadap kelanjutan dalam koalisi ini karena menurut aturan tidak boleh netral. Kami berharap dalam dua atau tiga jam terakhir Prabowo dan demokrat ada kesepakatan. Jika tdk ada kesepakatan, kami akan tempuh jalan berbeda.— andi arief (@AndiArief__) 9 Agustus 2018
5. Partai Demokrat berharap ujian leadership Prabowo bisa diatasi oleh dirinya. Jika ujian ini tidak lahir keputusan terbaik akan jadi ukuran bagaimana kapasitas dan kualitas untuk memimpin jika takdir sejarah Prabowo menang capres. Persoalan bangsa akan lebih kompleks dari ini.— andi arief (@AndiArief__) 9 Agustus 2018
6. Demikian Sikap Partai Demokrat paska pertemuan Prabowo-SBY malam ini pk 21.30. Salam, andi arief wasekjen Demokrat.— andi arief (@AndiArief__) 9 Agustus 2018

No comments