> Politisi Bidik Generasi Milenial, Tapi Mereka Cuek Politik: Seperti Ini 9 Perilaku Milenial Indonesia - Warta Fakta

Breaking News

Politisi Bidik Generasi Milenial, Tapi Mereka Cuek Politik: Seperti Ini 9 Perilaku Milenial Indonesia


JAKARTA - Generasi milenial kini kerap menjadi topik pembicaraan. Bahkan, menjelang Pemilu 2019 ini, generasi milenial juga jadi bidikan kalangan politisi karena jumlah mereka cukup banyak. Padahal, menurut Hasanuddin Ali - CEO and Founder Alvara Research Center, salah satu perilaku generasi milenial di Indonesia adalah cuek terhadap politik.

Seperti apakah perilaku generasi milenial di Indonesia? Hasanuddin Ali - CEO and Founder Alvara Research Center, pernah mengupas 9 perilaku generasi milenial di Indonesia.

Sekedar tahu, generasi milenial adalah generasi pertama yang menyandang status sebagai digital native. Mereka lahir saat televisi berwarna, handphone dan internet sudah diperkenalkan, sehingga generasi ini sangat mahir dalam teknologi. Milenial atau sering disebut generasi Y adalah sekelompok orang yang lahir setelah generasi X. Mereka lahir pada kisaran 1980 hingga 2000-an.

Menurut Hasanuddin Ali, generasi milenial memiliki karakter yang unik. Setidaknya ada sembilan perilaku milenial yang diidentifikasi oleh Hasanuddin Ali. Berikut ulasan selengkapnya sembilan perilaku milenial,

1. Kecanduan Internet
Delapan dari 10 milenial Indonesia terkoneksi internet dan konsumsi internet. Mereka rata-rata di atas tujuh jam sehari.


2. Mudah Berpaling ke Lain Hati
Tingkat loyalitas milenial terhadap merek lebih rendah. Mereka akan dengan mudah pindah ke merek lain.

3. Dompet Tipis
Milenial bukan berarti tidak punya uang. Mereka lebih banyak bertransaksi secara cashless/non-tunai.

4. Kerja Cepat, Kerja Cerdas
Milenial bukan generasi pemalas. Mereka bisa bekerja lebih efektif.


5. Bisa Apa Saja
Milenial biasanya bekerja multitasking, melakukan dua hingga tiga pekerjaan sekaligus.
6. Liburan Kapan Saja, Di Mana Saja
Aku liburan, maka aku ada. Itulah kredo milenial. Travelling adalah kebutuhan primer untuk menunjukkan jati diri.


7. Cuek dengan Politik
Milenial mengganggap politik adalah urusan orangtua. Mereka acuh terhadap berbagai proses politik.


8. Suka Berbagi
Milenial memiliki kemurahan hati untuk berbagi dan aktivitas sosial, juga sharing baik konten offline maupun online.


9. Tidak Harus Memiliki
Akses lebih penting dari kepemilikan. Bagi milenial, selama masih bisa menyewa, memiliki barang bukanlah suatu keharusan.


No comments