Soal Cawapres, Politisi PDIP Sebut Moeldoko Punya Keunggulan dan Tak Punya Beban Masa Lalu
JAKARTA - Kepala Kantor Staf Presiden, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, dianggap punya keunggulan bila diangkat menjadi calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo di pemilihan presiden 2019 nanti.
Di mata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Eva Kusuma Sundari, salah satu kelebihan Moeldoko adalah ia tidak punya beban masa lalu. ''Dia lebih legitimate, berkaitan dengan kasus Hak Asasi Manusia (HAM), beliau clear," kata Eva seperti dilansir gatra.com.
Berikutnya, anggota Komisi XI DPR RI itu menambahkan bahwa karir Moeldoko di TNI Angkatan Darat berjalan mulus. Sejak awal hingga pensiun sebagai Panglima. Moeldoko adalah lulusan terbaik Akabri (1981) (Lulusan Terbaik - Adhi Makayasa dan Tri Sakti Wiratama). Selain itu, Moeldoko juga adalah Lulusan terbaik di lembaga pendidikan Seskoad tahun 1995.
Bahkan saat ini Moeldoko masih dipercaya pemerintah untuk menjabat Kepala Kantor Staf Kepresidenan Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla sejak Januari 2018.
Keunggulan yang Ketiga, yang dimiliki Moeldoko adalah dirinya tidak terlibat atau ada kontroversi kemusliman. Keempat, Eva menilai sosok Moeldoko punya Chemistry yang oke dengan Joko Widodo. Kecocokan tersebut membuat Eva yakin, Moeldoko mampu mengimbangi cara kerja Joko Widodo, jika saja dijadikan cawapres di Pilpres 2019 mendatang.
Kelima, bahwa Moeldoko tidak memiliki atau terlibat di dalam organisasi kepartaian yang mengikat. Khususnya saat beliau menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan, sejak dilantik Joko Widodo per Januari 2018 yang lalu.

No comments