La Nyalla Mattalitti Dukung Jokowi – Ma’ruf Amin: “Saya Bego Kalau Masih Mau Dukung Prabowo”

SIDOARJO - Setelah keluar dari Partai Gerindra, La Nyalla Mahmud Mattalitti
(yang juga Ketua Umum Kadin Jatim) kini bergerak di jalur yang benar, yakni;
mendukung pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin. “Saya
Bego Kalau Masih Mau Dukung Prabowo” tegas La Nyalla Mahmud Mattalitti saat mulai melawan Prabowo.
Dukungan La Nyalla Mahmud Mattalitti terhadap pasangan Jokowi – Ma’ruf
Amin kini mulai ditunjukkan secara terbuka kepada public saat menyambut
kedatangan Calon Wakil Presiden KH Maruf Amin di Ponpes Bumi Sholawat,
Sidoarjo, pada Sabtu 29 September 2018.
Bahkan, La Nyalla merasa bersyukur bisa ikut menyambut KH Maruf. “Beliau
seorang ulama besar, tentu kita patut menghormati,” ujar La Nyalla yang kini
maju menjadi calon anggota DPD RI dari daerah pemilihan Jatim.
Dalam kesempatan itu, La Nyalla sempat menyampaikan pikirannya tentang fokus
pengembangan ekonomi Jatim ke depan yang perlu dilakukan oleh capres maupun
cawapres terpilih nanti. “Di antaranya adalah soal pertanian. Ini sangat
penting karena di satu sisi Jatim ini lumbung pangan, tapi di sisi lain
konversi lahan luar biasa. SDM muda kita malu bekerja di sektor pertanian. Kita
harus bersama-sama mengangkat pertanian sebagai sektor yang bisa
menyejahterakan pelakunya sehingga tidak makin ditinggalkan,” ujar La Nyalla.
Di pondok pesantren yang diasuh KH Agoes Ali Masyhuri tersebut, Kiai
Ma'ruf juga didampingi sejumlah tokoh di Jatim. Di antaranya Ketua Tim Kampanye
Daerah (TKD) Jatim untuk Jokowi-KH Maruf, Machfud Arifin. Dalam sambutannya, KH
Maruf menyatakan akan memperjuangkan pembangunan ekonomi bangsa yang disebutnya
sebagai “Arus Baru Ekonomi Indonesia”.
Skema itu bakal memperkuat kerja Presiden Joko Widodo selama ini untuk
membawa ekonomi Indonesia semakin maju. “Kita ingin membangun skema ekonomi
baru yang lebih adil dan menyejahterakan," kata Kiai Ma'ruf dalam
sambutannya.
Ia menjelaskan, di dalam konsep lama, ada teori trickle down effect
yang mengasumsikan pertumbuhan ekonomi menetes ke bawah. Namun, kenyataannya
hal itu tidak menetes; yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin. "Oleh
karenanya, sekarang kita balik dari bawah ke atas dengan umat sebagai fokus
utama pembangunan kesejahteraan bangsa,” ujar KH Maruf.
Pihaknya menegaskan untuk terus mengurangi kesenjangan. Indeks
ketimpangan atau rasio gini harus diturunkan. "Tentu kita juga tekan
disparitas spasial antara pusat dan daerah dan antardaerah. Kita ingin ekonomi
kian merata, itu sudah dijalankan Pak Jokowi selama ini dan kita perkuat lagi
ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, KH Agoes Ali Masyhuri, yang akrab disapa Gus Ali
mengatakan, dia sengaja mengajak beberapa tokoh untuk menyambut KH Maruf dengan
harapan bisa saling menguatkan dan memberi masukan.
“Seperti saya sengaja mengajak Mas La Nyalla ini untuk mendampingi
menyambut Kiai Maruf. Mas Nyalla sebagai ketua Kadin bisa memberikan masukan
terkait perekonomian di Jawa Timur agar bisa makin maju ke depan,” ujar Gus
Ali.

No comments