> Putin dan PM Singapura Kirim Belasungkawa ke Jokowi, Wiranto Blusukan ke Tenda Pengungsi - Warta Fakta

Breaking News

Putin dan PM Singapura Kirim Belasungkawa ke Jokowi, Wiranto Blusukan ke Tenda Pengungsi

Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Singapura Halimah Yacob dan Perdana Menteri Lee Hsien Loong menyatakan belasungkawa kepada Presiden Joko Widodo terkait gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (5/8). Sementara Menteri Koordinator Bidang Politik,  Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto blusukan ke tenda-tenda pengungsi korban gempa di Lombok untuk memastikan penanganan korban gempa berjalan dengan baik.


Seperti diberitakan sebelumnya, kedatangan Menko Polhukam Wiranto ke Lombok sebenarnya untuk mengikuti kegiatan Sub Regional Meeting on Counter Terrorism yang diikuti para delegasi dari sejumlah negara dan dihadiri sejumlah menteri dari berbagai negara. Namun di tengah kegiatan itu terjadi bencana gempa bumi cukup hebat. Akibatnya, acara Sub Regional Meeting on Counter Terrorism akhirnya ditunda.

Dampak gempa 7 Skala Richter yang mengguncang wilayah Lombok, Sumbawa dan Bali pada Minggu (5/8/2018) pukul 18.46 WIB telah menyebabkan kerusakan yang cukup parah dan korban yang terus bertambah. Karena itu, Menko Polhukam Wiranto turun tangan langsung ke lapangan untuk mengkoordinasikan proses penangan tanggap darurat para korban.

Data sementara yang berhasil dihimpun Posko Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 98 orang meninggal dunia, 236 orang luka-luka, ribuan rumah rusak dan pengungsi mencapai ribuan jiwa yang tersebar di berbagai lokasi.

Diperkirakan jumlah korban dan kerusakan akibat dampak gempa akan terus bertambah, mengingat belum semua daerah terdampak gempa dapat dijangkau petugas Tim Search And Rescue (SAR) gabungan.

"Selain itu, juga terdapat dugaan adanya korban yang tertimbun bangunan yang roboh belum dapat dievakuasi oleh petugas. TIM SAR Gabungan terus menyisir daerah-daerah terdampak gempa untuk melakukan evakuasi, penyelamatan dan pertolongan kepada korban. Pendataan masih terus dilakukan oleh aparat," ujar Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan persnya, Senin (6/8/2018) malam.

Korban meninggal dunia paling banyak terdapat di Kabupaten Lombok Utara yang menjadi wilayah paling parah terkena dampak gempa. Dari 98 orang meningggal dunia akibat gempa, di Kabupaten Lombok Utara terdapat 72 orang, Lombok Barat 16 orang, Kota Mataram 4 orang, Lombok Timur 2 orang, Lombok Tengah 2 orang, dan Kota Denpasar Bali 2 orang.

"Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh. Semua korban meninggal dunia adalah warga negara Indonesia. Belum ada laporan wisatawan asing yang menjadi korban akibat gempa," tutur Sutopo Purwo Nugroho.

Dilansir kantor berita Rusia, TASS, Putin telah menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan kerabat para korban lewat telegram yang dikirimkan kepada Presiden Jokowi.. "Saya minta kepada Anda untuk menyampaikan simpati dan dukungan kepada keluarga dan kerabat dari mereka yang meninggal dan harapan pemulihan yang cepat bagi para korban yang terluka," tulis Presiden Rusia itu lewat telegram kepada Jokowi.

"Terimalah rasa belasungkawa saya yang terdalam atas banyaknya kematian dan kehancuran besar-besaran, akibat gempa kuat di pulau Lombok," tulis telegram tersebut seperti diunggah situs resmi Istana Kepresidenan, Kremlin, Senin (6/8).

Sementara dalam pernyataan Senin (6/8), Kementerian Luar Negeri Singapura menyatakan Presiden Halimah dan PM Lee menawarkan bantuan dalam upaya pemulihan pasca bencana gempa Lombok, sesuai prioritas yang ditetapkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). "Secara terpisah, pemerintah Singapura akan memberikan kontribusi sebesar US$ 100 ribu (sekitar Rp1,4 miliar) sebagai dana awal dari penggalangan dana publik yang digelar Palang Merah Singapura," kata Kemlu Singapura dalam pernyataan resminya.


No comments